Aku tidak pernah mencari siapapun, aku hanya mencari sesuatu yang akupun tidak mengerti. Bahkan ketika menemukanmu, aku tak pernah menyadari kaulah yang aku cari. Entahlah, aku tak pernah mengerti ketika mengenalmu adalah sebuah keharusan atau kebetulan. Bisa jadi, aku memang harus bertemu denganmu untuk belajar. Ya, belajar akan banyak hal yang belum pernah aku mengerti dan belajar akan hal-hal yang kukira memang tidak pernah ada, dan ternyata ada padamu.
Aku mengenalmu, tapi aku tak mengerti kau ini siapa. Jika kau ingin kusebut ini sebagai pengandaian, aku tak tahu harus berandai-andai tentang apa. Jika memang bunga edelweiss adalah abadi, maka kau lebih dari itu meskipun kau tak abadi. Jika harimau itu kuat, maka kau lebih dari sekedar kuat. Bahkan, kau begitu kuat menghadapi banyak hal yang belum tentu orang lain bisa hadapi. Dan jika manusia adalah makhluk paling benar dengan ego yang besar, kukira aku belum pernah menemui manusia sepertimu yang begitu… ah, aku tak bisa katakan.
Aku tidak buta. Aku tahu segala kekuranganmu. Kekurangan yang lagi-lagi membuatku bertanya. Kau ini apa? Atau, kau ini siapa? Makhluk macam apa? Bodoh! Aku masih saja tak mengerti. Sesuatu yang bisa menggambarkanmu itu apa. Aku masih tertegun akan hal ini. jarang dan sangat jarang aku temui makhluk sepertimu. Karena kau adalah melody yang tak bertangga nada. Kau adalah suara yang bergema di ruang hampa. Dan karena kau adalah kata yang tak tersampaikan.
:)
Baca Selengkapnya → Karena Kau Adalah Kata yang Tak Tersampaikan
Aku mengenalmu, tapi aku tak mengerti kau ini siapa. Jika kau ingin kusebut ini sebagai pengandaian, aku tak tahu harus berandai-andai tentang apa. Jika memang bunga edelweiss adalah abadi, maka kau lebih dari itu meskipun kau tak abadi. Jika harimau itu kuat, maka kau lebih dari sekedar kuat. Bahkan, kau begitu kuat menghadapi banyak hal yang belum tentu orang lain bisa hadapi. Dan jika manusia adalah makhluk paling benar dengan ego yang besar, kukira aku belum pernah menemui manusia sepertimu yang begitu… ah, aku tak bisa katakan.
Aku tidak buta. Aku tahu segala kekuranganmu. Kekurangan yang lagi-lagi membuatku bertanya. Kau ini apa? Atau, kau ini siapa? Makhluk macam apa? Bodoh! Aku masih saja tak mengerti. Sesuatu yang bisa menggambarkanmu itu apa. Aku masih tertegun akan hal ini. jarang dan sangat jarang aku temui makhluk sepertimu. Karena kau adalah melody yang tak bertangga nada. Kau adalah suara yang bergema di ruang hampa. Dan karena kau adalah kata yang tak tersampaikan.
:)
